Rabu, 13 Oktober 2010

Wow, nice....
Let's we see his smile 'Mr Maha Guru'

1 komentar:

the Guru mengatakan...

pergerakan mahasiswa yang mana neh? he he he. karena pergerakan mahasiswa kan banyak tuh. ada yang emang mau berubah ke arah yang baik, ada yang mau ribut-ribut doang, ada yang ikut-ikutan, etc. pada pergerakan mahasiswa tahun 1966, revolusi adalah cara terbaik yang bisa dilakukan untuk mengubah bangsa ini. pada saat itu muncullah angkatan 1966 yang kemudian terlibat dalam rezim orde baru. keenakan berkuasa, akhirnya korupsi. pada tahun 1998, revolusi tidak perlu, cuma perlu ada pergerakan yang mengganti pemerintah korup dengan pemerintah yang lebih baik. cuma sayangnya, mahasiswa (aktifis) terbelah sikap ketika suharto turun. ada yang mau bertanggung jawab (yang kemudian dituduh oportunis oleh sebagian yang lain), ada juga yang maunya bersih(?) dengan tidak mau melibatkan diri dalam sistem baru yang terbangun akibat gerakan itu. dan hasilnya, ya seperti ini. perjuangan tanpa henti tanpa hasil yang memuaskan. turunnya sukarno, turunnya suharto, itu hanya sekedar output dari sebuah gerakan, sedangkan goal yang harus dicapai adalah good governance yang mengantar bangsa dan masyarakat yang sejahtera dan bermartabat dalam lindungan Allah SWT.
Tetapi kalau output sudah menjadi goal dari gerakan, maka kita hanya akan bergelut dalam gerak-gerak ekliptik (katanya: Karl Marx) yang selalu merusak, membangun, dan merusak lagu (yang digambarkan dalam hadits Nabi yang Mulia : sebagai orang yang memintal benang, kemudian menguraikannya lagi). Well....? Wallahu'alam